Kamis, 07 Januari 2010

bergaul dengan tika

Sebut saja namanya Roy, seorang penggemar berat artis pendatang Tika Putri yang walau payudaranya imut (tocil) namun wajah dan senyumnya manis sekali. Roy merupakan salah satu anak tajir ibukota yang erat dengan dugem (dunia gemerlap) Jakarta.Setiap datang rasa suntuknya, Roy biasanya melakukan masturbasi dengan membayangkan sedang bersetubuh dengan artis idolanya tersebut, boleh dibilang Roy termasuk agak phsyco karena setiap masturbasi dia selalu melakukannya sambil memandang foto Tika yang didapatnya hasil dari browsing di mbah gugle.
Sore itu Roy membuka salah satu situs favoritnya dan mendapati bahwa Tika Putri akan menghadiri salah satu club malam terkenal di Jakarta yang kebetulan sedang mengundang DJ favorit sang idolanya tersebut. Roy tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut, dengan ambisi yang besar untuk bisa mendekati idoalanya tersebut, Roy segera menyiapkan dress terbaiknya untuk malam itu dipadu dengan parfum mahal khas Paris oleh2 ayahnya langsung dari luar negeri. Dengan mengendarai CRV terbarunya Roy segera menuju TKP atau club malam tersebut dan mem-booking space di sofa yang diperuntukkan hanya untuk orang2 yang akan buka botol dengan harga jutaan ribu rupiah, buat Roy itu tidak masalah karena kebetulan dia juga peminum. Saat waktu sudah menunjukkan pukul 22:00, Tika Putri datang bersama beberapa temannya dan Roy begitu terpana dengan balutan gaun putih yang dipakai Tika malam itu (lihat gambar), dia begitu manis dan cantik! Sambil menikmati minuman, mata bengis Roy tidak berhenti memandangi Tika dan berharap dapat menemukan kesempatan untuk berpapasan dengan Tika walau sebentar di lorong menuju kamar kecil. Roy telah menyiapkan tisu dengan obat bius sambil berharap cemas bahwa Tika akan beranjak ke toilet wanita yang letaknya berada di samping club malam tersebut dekat pintu keluar, kebetulan untuk menuju toilet harus melewati lorong sepi yang biasanya dipakai para pasangan muda yang mabuk untuk sekedar bercumbu. Dengan tatapan nafsu Roy mendapati Tika berdiri dan menuju toilet tanpa ditemani teman2nya, dengan terburu2 Roy segera mengikutinya...dan berjalan pelan2 dibelakang Tika. Didekat toilet saat itu ada 2 pasangan muda mabuk yang sedang berpelukan bercumbu dan tampaknya tidak menghiraukan apa yang ada disekitar mereka....Roy sangat senang dengan kondisi tersebut...karena rencananya pasti akan berhasil. Menunggu sekitar 15 menit dengan perasaan berkecamuk, akhirnya Tika keluar dari toilet dan tepat saat akan menutup pintu toilet Roy membekapnya dengan tisu yang telah dibubuhi obat bius tersebut, Tika langsung lunglai seperti seorang gadis yang mabuk....Roy memapahnya dan agar tidak kelihatan mencurigakan, Roy memapah Tika sambil memeluknya dari samping...seolah2 Tika sedang mabuk berat dan kebanyakan minum. Berhasil keluar dari club malam tersebut, Roy segera menuju CRV-nya, menaruh Tika di kursi tengah dan membaringkannya...dan segera memacu mobilnya masuk tol keluar kota mencari lokasi terbuka yang sepi dari keramaian orang.
Sesampainya di suatu hutan kecil di daerah Jawa Barat yang jauh dari keramaian penduduk, Roy memarkir CRV-nya dan memandang ke kursi belakang menatap Tika yang masih pingsan karena bekapan obat bius yang diberikan Roy. Dengan terburu nafsu, Roy mengambil karpet piknik yang biasa dipakainya untuk bercinta dengan kekasih2nya di alam terbuka.....dan tak lupa juga seutas tali. Roy menemukan tempat yang tepat didekat 2 pohon rindang yang dapat digunakan untuk mengikat Tika! Pelan2 Roy membopong si cantik Tika yang dibalut gaun putih selutut tanpa lengan, bau wangi tubuh Tika sempat membuat Roy tergoda untuk menciumnya..namun dia berusaha untuk menahannya. Dia membaringkan Tika dikarpet yang telah disiapkannya sementara tangan kanan Tika diikat dengan tali yang dihubungkan ke salah satu batang pohon didekat situ.
Sebagai seorang phsyco, tak lengkap rasanya jika ROy tidak mengabadikan momen tersebut, sambil mengatur handycam yang dilengkapi night vision...Roy menatap tubuh mungil tak berdaya Tika dihadapannya....tampaknya Roy sudah tak dapat lagi menahan hasratnya. Perlahan, Roy mencium bibir mungil pink Tika sambil membasasi bibir Tika dengan sapuan2 lidahnya....tangan Roy mengusap perut rata nan hangat Tika sambil sesekali mengusap perlahan payudara mungil Tika yang masih dibalut gaun putihnya tersebut...mmmm...cantik sekali Tika malam itu!
Sambil mengusap lembut rambut indah Tika, Roy menciumi Tika mulai dari keningnya, kelopak matanya, dan menetap di bibir mungil Tika sambil mengulumnya dengan lembut...puas menjelajahi wajah manis Tika dengan cumbuan dan jilatan2 lembut, Roy turun mencumbu leher putih Tika yang wangi sambil mengecup dan mengigitnya pelan2...uhmmm seperti mimpi bagi Roy. Kini cumbuan Roy mulai berada di bagian atas dada Tika, dan menjelajah bagian atas payudaranya yang masih ditutupi gaun putih itu....pelan2 takut Tika terbangun, Roy menurunkan bagian atas gaun Tika yang menutupi payudara mungilnya...dan kini 3/4 bagian payudara Tika terlihat jelas dihadapan Roy...puting susu Tika begitu imut menggemaskan, warnanya pink dan tampak menggoda untuk dihisap!

Roy takmau terburu2...dia menciumi dengan lembut payudara Tika tanpa mengenai putingnya...memainkan lidahnya didaerah sekitar puting susu Tika....dan dengan satu gerakan liar langsung melahap puting pink itu sambil mengulumnya dengan lembut!! Roy menyusu dengan lembut dikedua puting susu Tika...dan payudara mungil itu kini dibasahi dengan bekas jilatan lidah Roy yang takmau melewatkan satu inchi pun keindahan payudara idolanya tersebut. Penis Roy menegang kencang didalam celana dalamnya..namun Roy tahu belum saatnya dia membiarkan penis besarnya itu untuk keluar...Roy cukup sabar untuk menikmati tubuh indah sang idola perlahan2.

Tika Putri masih dalam keadaan pingsan saat lelaki asing bernama Roy tersebut dengan leluasa menikmati ranumnya payudara mungilnya itu....Tika memang termasuk anak baik untuk ukuran jaman sekarang, satu kalipun dia tak pernah melakukan hal nakal dengan kekasihnya...paling mentok hanya sebatas french kiss saja dan itupun sudah cukup membuat dadanya berdegup tak karuan. Posisi Roy saat ini berada tepat diantara kedua kaki mulus Tika, kedua kaki Tika dibuat mengangkang dan Roy duduk diantara....dia memandang celana dalam katun putih berenda yang dikenakan Tika malam itu sambil menghusap mulai dari betis hingga paha dalam Tika. Roy mengangkat kedua kaki Tika kebahunya dan menciuminya bergantian kanan dan kiri...mulai dari betis dan berlanjut hingga lutut Tika. Tak kuasa menahan rasa penasaran dan nafsu setannya, Roy membuka celana dalam Tika dan menyibakkan gaunnya hingga batas pinggang, sehingga dengan jelas belahan memek Tika terbuka lebar dihadapan Roy. Memek Tika ternyata mulus tanpa rambut kemaluan dengan klitoris mungil berwarna merah muda....benar2 memek khas anak baru gede yang belum pernah terjamah.....Roy sempat tertegun tak percaya menatap keindahan memek Tika...namun dengan segera dia mulai menjilati belahan memek perawan Tika tersebut.
Saat sedang asik menikmati memek Tika...tiba2 Tika mendesah dan terbangun sambil berteriak....

Tika : "Tolong...siapa kamu???? jangan perkosa saya!!"
Roy : "Tenang sayang, aku akan bikin kamu merasakan nikmat yang luar biasa"
Tika : "Berhenti....atau aku akan teriak kenceng2!!!"
Roy : "Kita ditengah hutan percuma kamu teriak juga..udah nikmatin aja ya...."

Tika menangis sambil meronta-ronta mendapat pelecehan seksual tersebut...dan hal itu membuat Roy geram karena tidak dapat lagi menikmati dengan tenang keindahan memek idolanya tersebut. Dengan kesal Roy berdiri mengeluarkan penis besarnya....dan mengarahkan ke mulut mungil Tika sambil menjambak rambutnya...

Roy : "Sudah!! kamu diam saja...kulum tititku neh.....awas kalo digigit"

Tika kaget dengan serangan tiba2 dari Roy yang menghujamkan penisnya kedalam mulutnya....penis itu begitu besar dan keras, Roy mulai mengocok perlahan penisnya dalam mulut Tika dan hal itu membuat Tika kesulitan bernafas....seumur2 Tika belum pernah melakukan blowjob seperti itu! Air mata Tika mengalir menahan kesedihan atas perlakuan yang didapatnya..namun hal itu tidak membuat Roy menjadi iba..malahan dengan menjambak rambut Tika, Roy terus menusukkan penisnya lebih dalam ke mulut Tika sambil mengerang dan mengeluarkan kata2 kotor...

Roy : "oooohhh..Tika...terus kulum tititku sayang..."

Penis Roy merasakan sensasi yang luar biasa didalam mulut mungil idolanya tersebut...apalagi saat bibir manis Tika menyentuh kulit penisnya....dan Tika pun dipaksa menjilati kepala penisnya saat Roy menarik keluar penisnya dari mulut Tika dan menghadapkannya kedepan wajah cantik Tika.
Puas dengan oral sex paksa tersebut, Roy mulai meraba payudara mungil Tika....dan dengan kasar menelanjangi Tika..hingga bugil!!! Bagi Roy, tubuh telanjang Tika dihadapannya bagai seorang bidadari di tengah hutan yang gelap....benar2 indah dan menggiurkan siapapun lelaki yang melihatnya. Tika menangis sejadinya mengetahui apa yang akan menimpanya sebentar lagi....dan saat Roy mulai menindih tubuh mungilnya...Tika mecoba menutup rapat kedua kakinya walau tenaganya kalah kuat dengan Roy yang telah berhasil membuka lebar kakinya hingga mengangkang dan menjepit tubuh telanjang Roy. Posisi penis Roy tepat berada didepan belahan memek Tika, dan posisi Roy yang seperti ingin push up...menghadapkan wajahnya tepat ke wajah cantik sang idola. Roy mencoba mencumbu idolanya tersebut walau Tika dengan sekuat tenaga merusaha memalingkan wajahnya.....namun setiap Tika memalingkan wajahnya dari cumbuan nakal bibir Roy, payudara mungilnya akan diremas dengan kasar dan kencang oleh Roy hingga merah2. Tika pasrah saja saat cuping telinganya dikulum Roy...dan penis Roy mulai membelai lembut belahan memeknya....Tika bergetar dan merasakan sensasi nikmat yang terpaksa sehingga memeknya tanpa sadar mulai mengeluarkan cairan kenikmatan yang memang ditunggu2 Roy!!
Tiba2 Roy mulai mengarahkan kepala penisnya ke lubang vagina Tika...sambil menangis Tika memohon agar Roy berhenti melakukan aksinya....namun hal itu justru membuat Roy semakin terangsang. Kepala penis Roy mulai memasuki lubang vagina Tika yang sempit tak berbulu itu...Tika meringis menahan sakit...pelan2 Roy mendorong penisnya lebih dalam lagi...dan setiap satu sentakan membuat Tika menjerit kesakitan karena memeknya memang belum pernah dimasukin penis siapapun..apalg sebesar punya Roy. Sambil mendesah nikmat, Roy terus menyentak penisnya agar masuk lebih dalam dan akhirnya 3/4 penisnya berhasil masuk kedalam lubang vagina Tika.....Roy membiarkan vagina Tika beradaptasi dengan penisnya dan membiarkannya beberapa menit. Sambil menatap wajah cantik Tika, Roy mulai menggoyangkan penisnya keluar dan masuk vagina Tika...perlahan namun cukup membuat Tika meringis entah kesakitan atau kenikmatan. Lubang memek Tika terasa begitu sempit untuk penis Roy, dan hal itu dapat membuat Roy cepat ejakulasi...untuk itu Roy mengatur ritme kocokan penisnya dalam memek Tika dan berusaha agar tidak sampai nge-croottt duluan.
Setelah minyak pelumas dari memek Tika benar2 sudah mulai banyak....kocokan Roy semakin cepat dan semakin liar!! Dia membiarkan Tika merem melek sekali lagi entah karena nikmat atau menahan sakit....Tika mendesah, mengerang, dan merintih tak karuan....mau tak mau memang Tika harus bisa menerima perlakuan Roy tersebut apalg Roy sebenarnya termasuk lelaki yang ganteng. Roy yang tahu kalau Tika sudah 'mulai' menikmati permainan tersebut segera memperlakukan Tika dengan lembut seperti memandang wajah Tika dengan tatapan lembut sambil menyetubuhi Tika, dan sesekali juga mengusap lembut rambut Tika sambil mengecup keningya. Tangan kiri Tika yang tidak terikat tiba2 mencengkram kuat pundak Roy dan Roy tahu bahwa Tika telah mengalami orgasme pertamanya.....sambil mengecup lembut bibir manis Tika, Roy semakin memacu kocokan penisnya yang mulai sangat basah oleh cairan kenikmatan dari memek Tika........dan saat kocokan itu semakin cepat...tiba2 Roy menarik penisnya, menggenggamnya kuat, dan memuncratkan spermanya ke perut rata Tika sambil mengerang nikmat....

Roy : "arrgghhhhhh Tika sayang.......nikmat bgt memek kamu!", sperma Roy muncrat begitu kuat dan sebagian mengenai payudara dan dagu Tika....
Roy : "Aku gak akan ngeluarin didalam sayang..aku mau kamu terus berkarir....dan aku bisa menatapmu dilayar kaca tiap hari", Roy berujar seakan2 dia peduli dengan keberadaan Tika sebagai seoarng artis....padahal dia telah merusak masa depannya.
Malam itu Tika benar2 merasakan nikmatnya persetubuhan walau dilakukan dengan terpaksa dengan seseorang yang dia tidak kenal.